Pria Dewasa Masih Bertingkah Layaknya Anak-Anak? Waspadai Sindrom Peter Pan

Pria Dewasa Masih Bertingkah Layaknya Anak-Anak? Waspadai Sindrom Peter Pan

Pria Dewasa Masih Bertingkah Layaknya Anak-Anak? Waspadai Sindrom Peter Pan

Apakah kamu kenal atau pernah menemui pria dewasa? Namun tak berperilaku layaknya orang dewasa? Ini dapat menyebabkan, bahwa ia akan berperilaku layaknya seorang anak kecil, baik secara mental ataupun sosial. Kondisi ini disebut dengan istilah Peter Pan Syndrome (Sindrom Peter Pan), untuk lebih jelasnya mari baca pembahasan berikut.

Apa Itu Peter Pan Syndrome?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya oleh Mindandmuscle bahwa, Peter pan syndrome atau Sindrom Peter Pan merupakan perilaku orang dewasa yang masih menyerupai anak kecil ataupun remaja. Mereka ‘enggan untuk jadi orang dewasa’ yang sebagaimana harusnya ia lakukan, baik mengenai hal tanggung jawab maupun mengambil sebuah keputusan dalam kehidupan mereka. Seperti namanya, perilaku ini begitu serupa dengan tokoh Peter Pan yang senang bermain, dan juga selalu bertingkah laku layaknya anak-anak kecil, meski bisa dibilang ia sudah cukup umur.

Mereka kerap kali merasa enggan, walau hanya sekedar untuk berbagi pekerjaan soal membersihkan rumah, cucian menumpuk yang dibiarkan, hingga tagihan listrik yang tidak diurusnya hingga jumlahnya jadi membengkak. Sehingga orang lain lah yang harus selalu membantu serta mengurus segala bentuk kebutuhannya.

Menurut seorang psikolog Pustika Rucita, B.A.,MPsi, yang terlansir dalam laman detikHealth, pria yang mengalami Peter Pan Syndrome biasanya memiliki ciri–ciri yang bisa dilihat dari kehidupan sehari–harinya, seperti sifat pria yang sangat sulit dalam mengambil keputusan, hidupnya sangat tergantung pada orang lain, bahkan dari hal kecil sekalipun. Orang yang memiliki sindrom ini biasanya takut untuk berkomitmen, tidak punya rasa bertanggung jawab, serta mempunyai ambisi yang rendah.

Penyebab Peter Pan Syndrome

Pria Dewasa Masih Bertingkah Layaknya Anak-Anak? Waspadai Sindrom Peter Pan

Dari laman ScencieDaily.com, dilansirkan bahwa Humbelina Robles Ortega, profesor dari Departemen Personality, Evaluation and Psychological Treatment di Universitas Granada. Beliau merupakan seorang ahli dalam gangguan emosional, ia mengungkap bahwa sikap overprotektif dari orang tua sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan anak-anak, dan dapat menyebabkan mereka dapat terkena peter pan syndrome. Mengingat biasanya orang tua menjadi salah satu orang yang paling melindungi anggota keluarga mereka, justru cenderung membuat anak-anak tak bisa mengembangkan bakat ataupun minat yang mereka miliki dalam dirinya masing-masing.

Karena sikap toleransi yang selalu dihadirkan oleh orang tuanya dalam mendidik anak tersebut, membuat para penderita Peter Pan Syndrome tak pernah merasa bersalah atas segala kesalahan yang sudah dia lakukan, bahkan sering kali ia tidak menyadarinya, bahkan menganggap hal tersebut sebagai suatu hal yang biasa saja terjadi.

Ciri–ciri Penderita Sindrom Peter Pan

Pria Dewasa Masih Bertingkah Layaknya Anak-Anak? Waspadai Sindrom Peter Pan

Sindrom peter pan sebenarnya bisa dialami oleh siapa saja mindandmuscle, baik pria ataupun perempuan. Akan tetapi, sindrom ini memang lebih banyak terjadi pada pria ketimbang wanita. Tak heran bila kita sering mendengar istilah, bahwa laki-laki jauh lebih sulit dewasa daripada perempuan.

Beberapa ciri-ciri penderita peter pan syndrome berikutnya adalah dia tidak mempunyai  kemampuan untuk mengambil tanggung jawab, tak dapat berkomitmen atau tidak dapat menepati janji, serta timbulnya kurang rasa percaya diri.

Itulah beberapa hal yang harus kalian waspadai, pelajari cirinya dan segera tangani sebelum terlambat. Namun bila kamu merasa hal ini sudah cukup berlarut-larus dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya minta ditangani langsung oleh para ahli supaya kamu bisa segera menjadi pria dan wanita dewasa yang sebagaimana harusnya ya, Mindandmuscle!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *